Day 21 : What three lessons do you want your children to learn from you

Wah ini, tema hari ini serius. 😀
Sebentar, mikir dulu biar gak salah ngasih pelajaran.

======================================================================

Oke, dapet. Karena saya belum punya anak, maka ini pengandaian aja ya jika dan hanya jika saya sudah punya anak. (ya iya laah. :D). Pelajaran yang ingin saya sampaikan di sini sebenernya bukan tentang pencapaian diri saya atau kelebihan yang saya miliki, tapi lebih ke hal yang baru saya sadari akhir-akhir ini dan tidak ingin terjadi ke anak saya kelak. Kenapa ? Karena saya merasa gak banyak punya kelebihan atau pencapaian yang layak untuk diambil pelajaran. Hikss.. Jadi, biarlah ini saya jalani, yang penting nanti anak saya jadi lebih baik daripada saya sekarang.

Jadi, inilah tiga pelajaran (lebih tepatnya pesan) untuk anak saya kelak :

  1. Dekatlah kamu dengan Sang Pencipta

Ini adalah fondasi paling mendasar untuk hidup seorang manusia. Semua arah hidup kita sudah diatur oleh Sang Pencipta. Begitu banyak nikmat yang Dia berikan untuk hidup kita. Banyaklah bersyukur dan terus mendekat kepada Nya. Serahkan segala urusan kita kepada Nya, karena kita hanyalah makhluk lemah tak berdaya tanpa ada pertolongan dari Nya. Kewajiban kita hanya sebatas ikhtiar, setelah itu serahkan semuanya pada Nya. Yakinlah pada pertolongannya, karena Dia Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. :))

  1. Bebaslah berpikir dan berkreasi, tapi tetap bertanggung-jawab

Jalan ikhtiar setiap orang untuk sukses sangat beragam. Saya tidak ingin menjustifikasi, atau menghakimi, atau memaksakan bahwa anak saya kelak harus jadi engineer, dokter, guru, atau apalah. Kewajiban saya hanya mengarahkan saja, soal pilihan sepenuhnya saya serahkan padanya, karena dia lebih tau tentang dirinya, tentang kekuatannya. Maka itu, pilihlah nak jalan apa yang ingin kamu telusuri, teruslah berkarya dan berkreasi sebanyak mungkin, gali terus potensi dan passion dalam dirimu, tapi sejauh apapun kamu berkreasi tetaplah bertanggung-jawab pada setiap action yang kamu kerjakan. Dengan karya yang dihasilkan dari hati yang gembira itu, maka kamu akan lebih cepat berkembang dan menikmati perjalanan menuju kesuksesan itu. :))

  1. Cari teman yang banyak dan bergaul seluas mungkin

Semakin banyak teman yang kamu punya, maka wawasanmu juga akan semakin luas. Pernah ada yang bilang ke saya, “jika seseorang itu dibecandain dikit udah marah, maka pergaulannya kurang luas, dan mainnya kurang jauh”. Haha. Bener banget ini nak. Kamu jangan sampai jadi kayak gitu yaa. Orang yang pergaulannya luas nggak akan mudah tersinggung, sakit hati lalu dengan cepat marah-marah dan menghakimi orang lain. Dengan teman yang banyak, maka saya yakin kamu akan selalu “kuat” untuk menjalani hidup ini. :))

Udah ya nak, tiga itu saja pesan saya untukmu. Maafkan nak, saat ini belum ada pelajaran yang bisa kamu ambil dari saya. Doakan, semoga kelak hidup saya ini bisa banyak memberikan pelajaran yang baik untuk hidupmu juga. :))

Semoga suatu saat kelak kamu berkesempatan baca blog ini ya nak. 😀

Cc: anak saya di masa depan.

Advertisements

About didik

Hanggar, apron dan runway adalah tempat yang paling menyenangkan. Angin bertiup kencang dengan iringan desing putaran propeller adalah pelengkap sempurna untuk menikmati duduk sejenak di tepi hanggar ini sambil mengisi lembaran catatan harian.
This entry was posted in Challenge and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s